Pergilah kepada yang lebih berhak memiliki
jika meninggalkan aku itu bisa membahagiakanmu
dengan itu aku ikhlas memberikannya untukmu
kerana cintaku pada Tuhan melebihi dirimu
moga ketenangan dicari akan kau temui
walau ia tak seenteng yang kita fikir
tapi mudahan saja aku bisa laluinya
mungkin aku cuma butuh waktu
sungguh hatiku seperti kaca
yang bisa pecah kapan pun masanya
namun hatiku juga seperti batu
sekali terukir namamu
susah untuk aku kikis kembali
tak mengapa sayang
mungkin ini terbaik buat kita
sememangnya kau bukan pemilik tulang rusuk kiriku
biarlah airmata ini berlinang
biarkan juga segala lelah tergenggam
pasti suatu hari ia akan hilang dari benak ini
aku pasti bisa menghapuskan bayang-bayangmu
aku bersyukur kerna pernah diami hatimu
dan kini biarkan aku mencari agamaku
untuk aku terus berdiri
terima kasih kerna kau kenangan manisku...


No comments:
Post a Comment